Tiga Orang Diselamatkan dalam Kecelakaan Truk di Purworejo, Satu Korban Meninggal Dunia ​ Purworejo (11/11/2025) – Sebuah kecelakaan truk bermuatan bahan bangunan yang terjadi di depan Pasar Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, berhasil ditangani oleh Tim SAR Gabungan. Kecelakaan tunggal yang dilaporkan terjadi pada Selasa (11/11) sekitar pukul 05.40 WIB ini mengakibatkan empat orang yang berada di dalam truk menjadi korban, dengan tiga di antaranya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. ​Kronologi Kejadian dan Upaya Penyelamatan ​Truk tersebut awalnya melaju dari arah Magelang menuju Purworejo. Sesampainya di lokasi kejadian, truk diduga kehilangan kendali, menabrak pembatas jalan, dan kemudian terguling. Akibatnya, tiga orang terjebak di dalam kabin kendaraan. ​Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, M. Abdullah, segera merespons informasi yang diterima dari PMI Purworejo pada pukul 05.40 WIB. Pukul 05.50 WIB, satu tim rescuer dari Uni...

KORBAN TENGELAM DI SUNGAI BANTERAN DI KETEMUKAN

MAKSIMALKAN UPAYA PENCARIAN, TIM SAR GABUNGAN BERHASIL TEMUKAN KORBAN TENGGELAM DI SUNGAI BANTERAN

Cilacap (21/01/2024) - Upaya pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan kembali membuahkan hasil. Seorang santri yang tenggelam di Sungai Banteran Desa Kalisabuk Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap berhasil ditemukan.

Adah Sudarsa selaku Kepala Kantor SAR Cilacap menyebutkan korban berhasil ditemukan oleh masyarakat sekitar dan kemudian melaporkan ke Tim SAR Gabungan pada Senin (22/01) pukul 11.20 menit sejauh 2 kilometer dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia.

Adapun identitas korban atas nama Iik Kafabik (19) asal Kawunganten Kabupaten Cilacap. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemulasaraan.

Upaya pencarian sejak pagi tadi, Tim SAR Gabungan membagi tim menjadi 3 SRU. SRU 1 melakukan penyisiran di permukaan air menggunakan Rubber Boat sejauh 2 KM. SRU 2 melakukan penyisiran darat dengan berjalan kaki dan pemantauan via udara menggunakan Drone Thermal UAV. Sementara SRU 3 melakukan penyisiran di bawah air dengan body rafting sejauh 2 KM arah hilir.

"Terimakasih kepada seluruh Tim SAR Gabungan yang terlibat, yang telah berupaya melakukan pencarian hingga hari kedua. Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dapat kembali ke kesatuannya masing-masing", tutupnya.

Pencarian korban tenggelam di Sungai Banteran Desa Kalisabuk Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap telah berhasil dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. Korban bernama Iik Kafabik (19) asal Kawunganten Kabupaten Cilacap akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh masyarakat sekitar. Tim SAR Gabungan kemudian menerima laporan pada Senin (22/01) pukul 11.20 menit bahwa korban telah ditemukan sejauh 2 kilometer dari lokasi kejadian.

Upaya pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan ini sangatlah maksimal. Mereka membagi tim menjadi 3 SRU untuk memastikan korban dapat ditemukan dengan segera. SRU 1 melakukan penyisiran di permukaan air menggunakan Rubber Boat sejauh 2 KM, SRU 2 melakukan penyisiran darat dengan berjalan kaki dan pemantauan via udara menggunakan Drone Thermal UAV, dan SRU 3 melakukan penyisiran di bawah air dengan body rafting sejauh 2 KM arah hilir. Dengan strategi ini, Tim SAR Gabungan dapat mencakup area pencarian yang luas dan meningkatkan peluang untuk menemukan korban.

Kepala Kantor SAR Cilacap, Adah Sudarsa, mengucapkan terima kasih kepada seluruh Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam upaya pencarian ini. Mereka telah bekerja keras dan tidak kenal lelah dalam mencari korban tenggelam ini. Operasi SAR akhirnya dinyatakan ditutup setelah korban berhasil ditemukan. Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ini dapat kembali ke kesatuannya masing-masing.

Kami berduka atas kehilangan Iik Kafabik dan mengucapkan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. Kejadian ini juga mengingatkan kita semua akan pentingnya keselamatan saat beraktivitas di sekitar sungai. Mari kita semua selalu berhati-hati dan mengikuti aturan keselamatan yang berlaku.

Kami juga ingin mengingatkan masyarakat untuk tidak berenang atau bermain di sungai jika tidak memiliki kemampuan yang memadai. Bahaya tenggelam selalu mengintai dan dapat terjadi dengan cepat. Jika ada situasi darurat seperti ini, segera hubungi Tim SAR Gabungan untuk mendapatkan bantuan profesional.

Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Tim SAR Gabungan yang telah berupaya maksimal dalam pencarian korban tenggelam ini. Semoga semakin banyak korban dapat ditemukan dengan bantuan Tim SAR Gabungan yang handal dan profesional. Mari kita semua selalu menjaga keselamatan diri dan orang lain saat berada di sekitar perairan. 
Sumber Basarnas Cilacap
BASARNAS#
RELAWAN#

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KORBAN ARUS DERAS SUNGAI KEDUNG GAPIT DI KETEMUKAN

BANJIR BANDANG DI SUNGAI KLAWING, TIGA PEKERJA HILANG

PEMILU TAHUN 2024