Tiga Orang Diselamatkan dalam Kecelakaan Truk di Purworejo, Satu Korban Meninggal Dunia Purworejo (11/11/2025) – Sebuah kecelakaan truk bermuatan bahan bangunan yang terjadi di depan Pasar Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, berhasil ditangani oleh Tim SAR Gabungan. Kecelakaan tunggal yang dilaporkan terjadi pada Selasa (11/11) sekitar pukul 05.40 WIB ini mengakibatkan empat orang yang berada di dalam truk menjadi korban, dengan tiga di antaranya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Kronologi Kejadian dan Upaya Penyelamatan Truk tersebut awalnya melaju dari arah Magelang menuju Purworejo. Sesampainya di lokasi kejadian, truk diduga kehilangan kendali, menabrak pembatas jalan, dan kemudian terguling. Akibatnya, tiga orang terjebak di dalam kabin kendaraan. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, M. Abdullah, segera merespons informasi yang diterima dari PMI Purworejo pada pukul 05.40 WIB. Pukul 05.50 WIB, satu tim rescuer dari Uni...
KORBAN TERSERET OMBAK DI PANTAI SEDAYU DI KETEMUKAN
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Pada hari kedua pencarian, tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang remaja yang sebelumnya terseret arus di Pantai Sedayu, dalam keadaan meninggal dunia. Pencarian dilakukan setelah remaja tersebut dilaporkan tenggelam pada Minggu sore. Tim SAR Gabungan terdiri dari Basarnas Kantor SAR Cilacap, Polairud Cilacap, Lanal Cilacap, Koramil Binangun, Polsek Binangun, Pol PP Cilacap, SAR Jetis, Tagana, MDMC, SAR Arnavat, Cilacap Rescue, Lazismu, keluarga, dan masyarakat setempat.
Pencarian dilakukan sesuai dengan rencana operasi yang telah disusun. Tim melakukan penyisiran di permukaan air dan penyisiran di darat sejak pukul 07.00 WIB pada hari kedua pencarian. Informasi penting diperoleh dari seorang nelayan, yang melaporkan adanya tanda-tanda korban di koordinat 7°43.111'00" S 109°19.447'15" T, sekitar 5 mil laut ke arah timur dari lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi tersebut, tim SAR Gabungan segera bergerak menuju titik koordinat yang telah disebutkan. Benar saja, korban ditemukan mengambang di lokasi yang terlaporkan. Tim SAR Gabungan segera melakukan evakuasi dan membawa korban ke Puskesmas Binangun untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Korban yang ditemukan bernama Sandi, seorang remaja berusia 13 tahun. Ia berasal dari Desa Pesawahan, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas. Pada hari Minggu, sebelum kejadian, Sandi dan teman-temannya sedang bermain di Pantai Sidayu. Namun, sayangnya, ia tenggelam pada pukul 15.50 WIB.
Setelah korban dievakuasi, Operasi SAR dinyatakan selesai. Seluruh unsur SAR yang terlibat dalam pencarian dikembalikan ke masing-masing kesatuannya. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Adah Sudarsa, mengungkapkan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pencarian ini.
Keberhasilan pencarian korban yang terseret arus di Pantai Sedayu ini merupakan hasil kerja sama dan koordinasi yang baik antara unsur SAR, kepolisian, dan masyarakat setempat. Meskipun akhirnya korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, pencarian ini menunjukkan betapa pentingnya upaya penyelamatan dan keselamatan di sekitar perairan. Kesadaran akan bahaya laut dan pengetahuan tentang tindakan pencegahan serta keselamatan saat beraktivitas di pantai sangatlah penting.
Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi semua orang untuk selalu berhati-hati dan waspada ketika berada di pantai. Arus laut yang kuat dan karakteristik setiap pantai harus diperhatikan dengan baik. Penting bagi pengunjung pantai untuk mengikuti peraturan yang ada, seperti tidak berenang di area yang berbahaya dan selalu menjaga keamanan diri sendiri.
Melalui kejadian ini, diharapkan pihak terkait dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang keselamatan di perairan. Pendidikan akan keselamatan saat berada di pantai juga sebaiknya menjadi bagian dari kurikulum pendidikan di sekolah-sekolah. Dengan demikian, diharapkan insiden tragis seperti ini dapat ditekan dan keselamatan di pantai dapat terjaga dengan baik.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan populer dari blog ini
KORBAN ARUS DERAS SUNGAI KEDUNG GAPIT DI KETEMUKAN
TIM SAR Gabungan berhasil menemukan seorang pelajar yang terseret arus di Kali Kedung Gapit, Kabupaten Purworejo. Sayangnya, korban tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Pada hari Sabtu, tanggal 20 Januari 2024, pukul 12.27 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban bernama Ilham Ashar, seorang pelajar berusia 15 tahun yang berasal dari Bonjok Lor, Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Purworejo. Korban ditemukan di dasar sungai setelah Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran sejauh kurang lebih 120 meter dari lokasi kejadian. Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke Puskesmas Karanggetas untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Sebelumnya, pada hari Jumat, tanggal 19 Januari 2024, pukul 15.00 WIB, korban sedang bermain air di sekitar Kali. Namun, diduga arus yang cukup deras pada saat itu membuat korban terbawa arus, sehingga Tim SAR Gabungan harus melakukan pencarian untuk menemukannya. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan ditutup. Kami ...
BANJIR BANDANG DI SUNGAI KLAWING, TIGA PEKERJA HILANG
Tim SAR Sedang evakuasi 3 Pekerja Di Tanggul Banjir Bandang di Sungai Klawing, Tiga Pekerja Hilang Pada Minggu, 3 Agustus 2025, sekitar pukul 19.30 WIB, enam pekerja dari PT Surya Mataram Sakti sedang mengerjakan proyek sodetan di Sungai Klawing, Purbalingga. Tiba-tiba, banjir bandang datang dan mengejutkan mereka. Tiga pekerja berhasil menyelamatkan diri dengan naik ke atas ekskavator, namun tiga pekerja lainnya hilang dan belum diketahui keberadaannya hingga Selasa, 5 Agustus 2025. Korban yang Hilang: * Tedi (28 tahun), staf PT Surya Mataram Sakti asal Majenang. * Muhyadi (60 tahun), pekerja asal Penaruban, Kali Gondang. * Sarwoyo (50 tahun), pekerja asal Kali Gondang. Tim SAR gabungan dari Cilacap, BPBD, TNI, Polri, dan relawan berhasil mengevakuasi tiga pekerja yang selamat pada pukul 02.00 WIB, Senin, 4 Agustus 2025, menggunakan perahu karet. Menurut Kepala Kantor Basarnas Cilacap, M. Abdullah, operasi pencarian tiga pekerja yang hilang masih terus dil...
PEMILU TAHUN 2024
Pemilihan umum baru-baru ini telah dilaksanakan dan hasil perhitungan cepat dari berbagai lembaga telah diumumkan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pasangan 02 masih unggul dibandingkan dengan pasangan 01 dan pasangan 03. Pasangan 01 berhasil mendapatkan 22,88% suara, sementara pasangan 02 berhasil mendapatkan 59,91% suara dan pasangan 03 mendapatkan 17,21% suara. Berdasarkan hasil quick count, pasangan Prabowo dan Gibran unggul di atas 50%. Hal ini menunjukkan bahwa kemungkinan pasangan tersebut akan memenangkan pemilihan presiden. Pasangan ini didukung oleh 9 partai politik, antara lain Gerindra, PAN, Golkar, Demokrat, PBB, Gelora, Garuda, Prima, dan PSI. Pasangan Prabowo dan Gibran memiliki visi bersama untuk "Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas di Tahun 2045". Visi ini menggambarkan komitmen pasangan tersebut untuk mendorong kemajuan Indonesia menuju masa depan yang gemilang. Meskipun hasil quick count ini masih bersifat sementara, namun data yang tel...
Komentar
Posting Komentar